Ini..5 Hal Yang Perlu Diketahui Soal Tragedi Crane Jatuh di Masjidil Haram



Sebuah alat berat jatuh dan menimpa jemaah yang sedang beribadah di Masjidil Haram, Saudi Arabia, Jumat malam, 11 September. Korban pun mencapai ratusan, dua di antaranya berasal dari tanah air.

Berikut hal yang perlu kamu tahu dalam tragedi tersebut.
Kapan tepatnya alat berat jatuh?
Menurut juru bicara Masjidil Haram Ahmed bin Mohammad al-Mansoori alat berat jatuh pada pukul 5.10 sore waktu setempat, Jumat, 11 September.
Apa penyebab kecelakaan?
Akibat badai yang disertai hujan. Cuaca Saudi memang sedang tidak bersahabat saat ini.
Menteri Agama Lukman Saifuddin membenarkan tentang kondisi cuaca ini. "Cuaca di Arab Saudi di Makkah boleh juga di Arafah serba tidak menentu, ada badai tebu yang sangat tebal," katanya pada Rappler, Sabtu, 12 September.
Jumlah korban
Awalnya otoritas Saudi Arabia mengatakan total korban mencapai 62 orang tewas, kemudian bertambah menjadi 65 orang. Terakhir korban bertambah menjadi 107 orang. Dengan jumlah jemaah yang terluka mencapai 238 saat ini.
Menteri Lukman pada Rappler mengatakan dua jemaah dari Indonesia meninggal, dan 33 orang luka-luka.
Di mana korban dirawat?
Jemaah yang terluka dirawat di Rumah Sakit Ajyad dan Rumah Sakit An-Nur
Apa yang dilakukan pemerintah Indonesia saat ini?
Menteri Lukman mengatakan petugas sedang mendata korban yang berasal dari Indonesia.
Ia juga mengatakan, ia sedang berada di Jeddah bersama Presiden Joko Widodo, dan segera bertolak ke Mekkah untuk meninjau langsung. 

0 Response to "Ini..5 Hal Yang Perlu Diketahui Soal Tragedi Crane Jatuh di Masjidil Haram"

Posting Komentar